Kamis, 13 Oktober 2011

Tips Tampil Menarik Untuk Wanita Plus Size

Membuka PO untuk Plus Size Women Dresses, Jackets, dan Tops yang High Quality ini menarik deh! Baju-bajunya kualitas export USA dan style-nya cantik nan elegan. Yang mengenakannya dijamin pede. Nggak mudah lho mencari busana ukuran plus di Indonesia.Busana yang cocok dikenakan oleh wanita asia berukuran plus size / bertubuh gemuk adalah busana yang membuat mereka tampil penuh percaya diri, dengan menutupi kekurangannya, dan yang menimbulkan rasa memiliki penampilan menarik (cantik).Di bawah ini, ada lima kata kunci yang dapat membantu penampilanmu menarik:

1. BE YOUR SELF
Jadilah dirimu sendiri. Dengan style berbusana sendiri, sehingga kamu tampil unik dan berbeda dari yang lain. Untuk mendapatkan style yang paling cocok dengan kepribadian, diperlukan waktu untuk bereksperimen. Cobalah berbagai gaya berbusana, hingga menemukan style yang paling sesuai dengan kepribadian, profesi, usia, dan bentuk tubuh. Mintalah saran perancang busana bagaimana, konsep berbusana yang pas bagimu sekaligus dibuatkan beberapa desain busana. Kamu bisa mengadaptasi desain tersebut, bawalah beberapa lembar bahan ke tukang jahit langganan, untuk dibuatkan busana tiruannya.

2. HARMONY
Menyatukan semua ornamen busana yang kamu kenakan menjadi satu kesatuan yang saling mendukung. Pertimbangkan selalu keserasian warna, model busana, aksesori, sepatu maupun tas yang kamu kenakan. Bila kamu memilih konsep berbusana etnik elegan, hindari mengenakan kaos turtle neck hitam. Rok batik yang berkesan etnik, tidak cocok dipadukandengan sepatu kets dan tas ransel yang casual, karena akan membuat penampilanmu menjadi tidak elegan.

3. DETAIL
Simpan saja busana yang telah kusam, sobek, kekecilan/kebesaran, dan sepatu dengan tumit miring, Hindari mengenakan blus cantik dan mahal harganya tetapi dengan keliman blus terbuka sehingga benangnya menjuntai. Bayangkan jika kamu mengenakannya saat tampil sebagai pembicara dalam pertemuan formal. Kerapian dan kebersihan dalam berbusana menjadi hal penting agar kamu selalu tampil menarik. Indah dan serasi bukan berarti mengenakan busana yang mahal harganya. Kesederhanaan sebagai konsep berbusana adalah cermat memilih detail yang indah dan menarik.

4. KREATIVITAS
Diperlukan ketrampilan dan kejelian untuk selalu tampil menarik. Senatiasa gunakanlah kreatifitas dalam membuat busana, memilih atau memadu-padankan busana dansegala pernak-pernik perlengkapannya agar anda senantiasa tampil berbeda dan menarik.

5. PLUS SIZE IS BEAUTIFUL
Jangan terlalu terpengaruh dengan media yang mengatakan kurus itu indah, karena mereka juga mengatakan ayo gunakan whitening! Curvy itu indah lho, buktinya orang bule itu mayoritas chubby. Diet bukan berarti makan dengan porsi mini seperti kucing hihi... tapi menu sehat itu baru namanya diet yang benar. Para model yg chubby mudah ditemui di channel tv belanja online. Mereka lebih santai, tidak depresi dan bulimia seperti gambaran model yang disebarkan oleh media di Asia.

Patra Plus Size Tafetta Dress




Kehidupan di Negeri Orang

Kamis, 12 Oktober 2011

Setahun lebih sudah aku meninggalkan tanah air, Indonesia untuk tinggal di Grand Rapids, Michigan, The United States. Tinggal di Amerika itu tidak semudah yang kubayangkan. Mengurus dokumen-dokumen penting memang sebaiknya menggunakan jasa lawyer, jika tidak tahu peraturan main. Selain itu dari awal harus punya mental baja karena akan menjumpai banyak hal yang memerlukan proses adaptasi, mengingat aku tumbuh di negara yang menjunjung tinggi adat timur. Sebagai wanita Indonesia berdarah Indo-Tionghoa, banyak sekali hal-hal di Amerika yang tenyata sangat berbeda dengan hal-hal yang lazim aku jumpai di Indonesia. Jika dibuat daftar bisa-bisa dari A-Z bahkan A"- Z".

Belakangan ini aku menyadari bahwa aku juga tidak ingin nilai-nilai yang ditumbuhkan orang tuaku di dalam keluarga kami pupus hanya karena aku tinggal di Amerika, a free country - katanya. Aku tidak ingin berubah ke arah penurunan moral seperti seseorang yang pernah kukenal, yang telah mengalami 'degradasi moral' setelah 7-8 tahun tinggal dan bekerja (ilegal) di New York. Jangan sampai prinsip "kepala jadi kaki, kaki jadi kepala" ataupun "menghalalkan segala cara demi mencapai tujuan" menjadi dasar pola pikirku dan mendasari tindakanku. Prinsip satu-satunya yang paling handal dan patut dipraktekkan dalam hidup keseharian kami hanya prinsip kekristenan. Bukannya sok religius lho ya... tapi menurut pengalaman hidup dan pendengaran tentang Firman Tuhan, membuatku percaya dan lebih mantap untuk mengakui hal tersebut.

Menjalani kehidupan di negeri orang, sudah jelas sulit dan berat, apalagi tidak ada sanak saudara di sini. Biarpun sudah setahun lebih di GR tapi koq ya aku masih merasa seperti turis. Mungkin karena masih banyak orang yang menatapku dengan pandangan "special" (ataukah ini hanya ge-er?) seperti saat aku melihat bule di Jakarta dulu? Selain rasa ge-er itu, ada saat-saat di mana aku down, kehilangan kesabaran, muncul kekuatiran yang ini lah - yang itu keq. Misalnya, dalam hal keamanan, di Amerika banyak orang yang bertingkah aneh bisa ditemui di area umum. Dalam hal kesehatan, makanan instant / semi instant cukup mendominasi pasaran sehingga jika salah pilih salah-salah malah menjadi penyakit. Sayuran / daging segar harganya mahal semua. Setiap pergi belanja, menulis list keperluan adalah wajib (!!!) untuk menghindari efek dompet bocor.
Di segi ekonomi, semua barang di Amerika harganya mahal, jeunk! Yang murah hanya ada di garage sale / thrifty store tapi kebanyakan barang bekas gitu euy! 
Di balik semua itu, katakan saja aku cukup beruntung (diberkati) dengan menikah dengan C, walaupun terkadang dia sumber emosi juga. Tanpa bermaksud men-generalisasi ataupun men-diskredit-kan western men, karakter C berbeda karena dia menjunjung tinggi nilai-nilai pernikahan kristen dan selalu berusaha menjadi penyabar. Dalam hal ini, C patut diacungi 2 jempol. 


Kamis, 22 September 2011

Jangan Tag Sembarangan


Stop ngetag facebook tanpa ijin! Cape deh... Bagaimana sih caranya agar pemilik ol shop itu tahu, ini masalah mental mereka yang "memanfaatkan" toko lain ? Misalnya saja di toko baju "Matahari" ada iklan toko saya "Jennilicious Boutique", kira-kira diijinkan nggak oleh pemilik toko Matahari? Secara psikologis (yang akal sehat) tentunya jawabnya adalah "tidak boleh". Betul atau betul? (maksa) hehehe....
Sesama toko ol mengapa ya, itu mengganggu sekali lho. Susah payah mengatur penampilan page padahal. Semua tahu, yang memiliki akun di facebook biasanya juga tahu. Masalahnya bukan tahu atau tidak tahu, tetapi PEDULI atau TIDAK PEDULI.
Ada saja orang lain yang nge-tag akunku/page-ku, padahal belum tentu itu fotoku, belum tentu aku setuju di-tag. Ada yang nge-tag sampai 4 foto sekaligus.... *ampun deh*. Apalagi online shop lain, sering sekali merasa bebas nge-tag akun orang lain/online shop lainnya tanpa permisi.
Belum lama ini facebook mengumumkan bahwa kita bisa menyetujui tag atau mau menghilangkan tag dari foto. Perkembangan baru seperti ini menurutku adalah bagus karena aku ingin lebih lagi dalam me-managing profile facebookku. Lumayan menghemat waktu juga, daripada waktuku habis untuk men-delete tag-tag yang isinya iklan. Padahal facebook sudah menyediakan fasilitas untuk ads/iklan, tapi dasar orang-orang mau jualan tapi nggak mau keluar modal untuk beriklain.
Pemilik ol shop/toko online, please hargailah toko online yang lainnya. Jangan tag sembarangan.


Sabtu, 03 September 2011

Statusmu Harimaumu

Pengguna facebook terbanyak adalah Indonesia. Wow!

Aku ingat, kalau jaman aku SD dulu, masih nge-trend tukar menukar Buku Kenangan agar teman-teman menuliskan nama, alamat, tanggal lahir, hobby, cita-cita, dll. Jaman SMP-SMA aku bikin satu buku ukuran boxi per tahun, atau juga buku diari, dan teman-teman boleh menulis apa saja yang penting kata-kata yang manis, yang bagus-bagus, dan ditempeli foto mereka. Ada yang menulis syair lagu favoritnya, ada yang menulis hal-hal lucu yang kami alami atau sekedar bercanda melalui tulisan. Sekarang, jamannya facebook. Mami-mami pada kalah (gaptek =gagap teknologi) nggak tahu bagaimana caranya log in ke facebook, apalagi mendaftar, boro-boro deh :)
Perihal status, banyak modelnya. Ada yang curhat kesedihannya, ada yang bersyukur, ada juga status yang lucu dan aneh-aneh, status yang memberikan inspirasi/religius, atau marah-marah nggak jelas. Status di facebook bisa dibilang cukup mencerminkan kondisi psikologis dan mental si pemilik akun. 

Satu yang sungguh membuatku heran, satu orang, karena aku cukup tahu kartu kehidupan dia, latar belakang hidupnya yang 'suram' dan penuh keputusasaan, kerasnya hidupnya dalam mencari uang, bahkan sampai sephianya aku juga tahu. Belakangan aku malas bicara dengannya, karena setelah aku bantu dia mendapatkan pekerjaan, dia mengincar posisiku sebagai asisten manajer dengan pendekatan yang tidak lazim. Dari situlah aku kecewa sekali dengannya. Terakhir sebelum aku tahu niat liciknya perihal pekerjaan itu, aku cukup  dekat dengan dia. Aku pernah traktir dia makan di Duck King Restaurant, Grand Indonesia Mall, Jakarta. Bukan main, aku mau mengajak teman ke restaurant yang berkelas itu, berarti aku anggap teman terbaik, kurang  bagaimana aku ini :) Aku sih nggak perhitungan karena saat itu menurutku dia adalah teman baikku. Nggak tahunya dia sekarang sombong sekali bahkan enggan menyapaku. 

Entah apa yang ada di dalam pikirannya, hanya Tuhan yang tahu.
Yang penting aku nggak punya hutang budi ataupun hutang uang sama dia ataupun keluarganya.

Orang tuaku juga mengenalnya. jadi dia sering sekali ke rumahku dan mendapatkan apa yang tidak dia dapatkan di rumahnya.

Waktu jaman dia susah, ditinggal pacar setelah terlanjur..., dikucilkan teman-teman lainnya, ditambah mamanya dia tidak memberi dukungan sama sekali. 

Kalau ingat jaman dulu lagi, betapa pahitnya kehidupan dia. Sepulang gereja, di tengah jalan pun teman-teman dia akan memanggil dia sebagai pelac*r (lont*e - dalam bahasa jawa) dengan teriakan keras. Aku ingat dia duduk sebecak denganku, dia sampai menangis karena sakit hatinya dengan kata-kata itu.  Waktu itu memang semua teman-temannya bahkan keluarganya memojokkan posisi dia karena dia adalah a teen mom without a husband. Tapi aku tidak ikut-ikutan  & tidak bertindak seperti teman-teman lain, bahkan aku tetap menerimanya sebagai temanku --- meskipun budaya di Indonesia, apalagi di kota Solo, keadaan dia saat itu adalah aib besar (buesuarrrr).

Aku juga bersedia mengantarnya naik motor ke daerah suburb Solo, ke rumah papanya, karena dia kangen sudah lama tidak ketemu, waktu itu papanya tinggal di rumah kecil dengan istri barunya. 

Kemudian saat dia memutuskan kembali ke bangku SMA, dia harus membohongi teman-teman karena dia malu dengan nama sekolahnya yg bukan sekolah favorit di kota Solo. Demikian juga halnya saat dia kuliah di Pignatelli. Entah mengapa aku kurang paham. Menurutku itu sidah sifat dia. Dalam tindakan sehari-hari aku sih tidak terlalu concern. Satu lagi, dulu kami satu kost, yaitu di depan sekolahku, bahkan satu kamar juga. Dia ingin satu kost denganku karena dekat juga ke sekolahnya.

Aku tidak mengerti jalan pikirannya, mengapa dia sekarang sejahat itu, tapi yah sudahlah.
Semoga dia tidak seburuk dan sejahat apa yang aku pikirkan. 

{Ampunilah aku ya, Tuhan jika pikiranku ini salah. Biarlah semua ini aku serahkan saja kepada Tuhan. Aku tidak ingin terlalu kuatir akan hal ini lagi. Beban pikiranku ini kuletakkan di bawah salibMu. Aku percaya Engkau adalah Tuhanku, penolongku.}
Sekarang aku menikmati kehidupanku jauh dari tanah air, menjadi istri dari suamiku, yang mana nggak perlu kerja ngoyo. Saat menulis ini, aku ingat dia pernah bilang, " Aku jealous sama kamu, Yen. Sebentar lagi kamu mau ke amrik. Apa sih bedanya aku dan kamu? Koq kamu selalu 'bejo', kehidupanmu nggak sekeras aku?" 
Well, kalau mau jujur, biarpun kita sama-sama kristen sejak kecil, itu bukan jaminan. Tapi dalam praktek sehari-hari aku melihat perbedaan besar di antara kita. Memegang teguh firman Tuhan dan melakukannya, tidak belok ke kanan dan ke kiri, apalagi kesenangan dunia lainnya. Juga di dalam doa Mamaku, ada namaku disebut! :) Hoha! Kurang gimana tuh! 

Aku berharap dalam hati dia menyadari hal ini, dalam arti kalau mau berkat ya harus mau melakukan kehendak Tuhan, bukan cuma jealous nggak jelas dan merugikan orang lain. 
Upahmu sudah menantimu. Entah kapan itu, waktunya Tuhan ya hanya Tuhan yang tahu.
Yah, aku tetap berteman denganmu di facebook. Setiap kali dia bikin status, berharap paling tidak dia sudah jujur pada dirinya sendiri, pada keluarga & anak-anakmu (yang dulu dan yang sekarang).
Aku berharap pembaca juga mengerti ini. Apapun yang kamu lakukan, baik dalam pekerjaan maupun di keluarga, lakukanlah dengan sepenuh hati seakan-akan kamu bekerja untuk Tuhan.

 Statusmu harimaumu.

Sabtu, 27 Agustus 2011

About today



She can deal with stress and carry heavy burdens.
She smiles when she feels like screaming, and she sings when she feels like crying.
She cries when she's happy and laughs when she's afraid.
Her love is unconditional.
There's only one thing wrong with her.
She forgets what she's worth!
Spread some love by tell your family and friends
that you love them!
*Treat the ones u love the way u want to be treated.
Remember we may be here today
and gone tomorrow, so love your family while you can.
NB : I post this because I want to remember my statement today :
"I'm getting pretty good at holding it together when all I wanna do is fall apart."
But nobody understand...

Rabu, 10 Agustus 2011

Doaku


Ini pertanyaan besar yang seringkali muncul di hadapanku.
Apa yang harus kulakukan, supaya aku menjadi penasihat yang terpercaya untuk orang yang aku kasihi?

Aku hanya bisa berdoa...
Bapa kami yang ada di surga
Tuhan yang kami sembah di dalam nama Yesus Kristus
Tuhan yang sama yang disembah Ishak, Yakub, Abraham, dan Musa
Ampunilah dosa dan kesalahan kami, ya Bapa
layakkanlah kami di hadapan-Mu
Biarlah nama-Mu saja yang selalu kami agungkan dan bertahta dalam puji-pujian kami
Bertahtahlah selalu di dalam hati kami, di dalam hidup kami
Ajari kami untuk selalu mengandalkan Engkau dalam pikiran, perbuatan, dan ucapan kami
Penyertaan-Mu dan penjagaan-Mu yang kami pinta di sepanjang hari-hari yang kami lalui
Mari kirim malaikat-malaikatmu untuk menyertai kami
Di dalam nama Yesus Kristus
Kasihaniah kami ya TUHAN; lihatlah sengsara kami
Luputkanlah kami dari dosa dan kebodohan.
Jagai hati dan pikiran, perkataan, tindakan, dan perbuatan kami dari segala yang jahat
Jangan biarkan kami menaruh kekuatiran dalam diri kami, dan bersedih hati sepanjang hari
Tuhan, jauhkanlah kami dari orang-orang yang akan menganiaya kami
Butakanlah mata musuh-musuh kami
Segala kuasa jahat yang akan mencuri berkatmu atas kami, kami tolak, kami ikat, dan kami hancurkan di dalam nama Yesus Kristus
Kami percaya firmanMu, seperti yang tertulis di Matius 18:18
Sesungguhnya apa yang kamu ikat di dunia ini akan terikat di sorga dan apa yang kamu lepaskan di dunia ini akan terlepas di sorga
Biarlah penjagaan-Mu yang selalu menaungi keberadaan kami
Ajari kami untuk lebih taat pada firman-Mu dan agar selalu dapat berpegang teguh dan percaya pada firman-Mu.
Jauhkanlah kami dari belalang-belalang pelahap
Kami mau belajar memberi dan menerima seperti yang telah Kau ajarkan
Jadikanlah kami bijaksana lebih lagi dengan hikmat dan pengertian yang dari Engkau
Biarlah nama-Mu semakin dipermuliakan dalam kehidupan kami, dan nama-Mu saja yang kami agungkan di sepanjang hidup kami
Di dalam nama Yesus Kristus kami panjatkan doa ini
Amien!

Senin, 18 Juli 2011

Belalang

Ada satu masalah yang selalu menjadi bahan pikiranku, terutama dalam setahun belakangan ini. Pengajaran tentang belalang pelahap ternyata tidak semua orang kristiani sejak lahir sekalipun dapat mengerti, ataupun mereka pernah mendengarkan hal ini dari kotbah di gereja sekalipun. Seringkali ketika ada yang mencuri berkat kami, seakan-akan tidak ada seorangpun yang mengerti mengapa meskipun aku sampaikan topik ini dalam pembicaraan. Firman Tuhan sudah jelas, tapi seakan-akan mata manusia buta untuk melihat dari atas masalah karena mereka masih berjalan di dalam masalah. Dalam keputusasaan berusaha menggambarkan apa yang menjadi bahan pikiranku, aku mencoba menuliskannya di sini.
Pencuri berkat diibaratkan sebagai belalang pelahap. Belalang (grasshopper) sering disebut dalam Perjanjian Lama berkaitan dengan musnahnya tanaman. Belalang seringkali dipandang najis menurut hukum imamat dan 'belalang pelempar' yang mempunyai paha di mata kakinya untuk melompat di atas dunia, dipandang sebagai binatang tidak najis.

Imamat 11:20 Segala binatang yang merayap dan bersayap dan berjalan dengan keempat kakinya adalah kejijikan bagimu.11:21 Tetapi inilah yang boleh kamu makan dari segala binatang yang merayap dan bersayap dan yang berjalan dengan keempat kakinya, yaitu yang mempunyai paha di sebelah atas kakinya untuk melompat di atas tanah.11:22 Inilah yang boleh kamu makan dari antaranya: belalang-belalang menurut jenisnya, yaitu belalang-belalang gambar menurut jenisnya, belalang-belalang kunyit menurut jenisnya, dan belalang-belalang padi menurut jenisnya.11:23 Selainnya segala binatang yang merayap dan bersayap dan yang berkaki empat adalah kejijikan bagimu.

Belalang seringkali diartikan sebagai sesuatu yang menyebabkan 'berkat' yang sebenarnya sudah disiapkan (atau dijanjikan Tuhan) berkurang, terhalang, tercuri. Istilah lain di Alkitab bisa berupa pundi-pundi berlubang, hmm apalagi, yah? Ada juga yang seperti kisah Ayub. Ketika 'pagar' TUHAN itu terbuka, maka iblis dapat mencuri, merampas apa yang dimiliki anak Tuhan. Oya, pengetahuan ini juga harus disertai pengertian Firman yang benar, dengan sikap hati yang benar. Jadi jika misalnya merasa hidup kita belum sepenuhnya diberkati, harus koreksi diri, siapa tahu karena 'malas' atau memang 'sedang proses' pendewasaan yang Tuhan sengaja berikan dalam hidup kita sebagai ujian agar kita naik ke level yang lebih tinggi. Pastinya, jika kita menyadari kesalahan dan segera bertobat dari kesalahan itu, Tuhan tidak akan tinggal diam dan akan mengulurkan tangan-Nya untuk menyempurnakan hidup kita.

Yoel 2:23-27
(23) Hai bani Sion, bersorak-soraklah dan bersukacitalah karena TUHANmu! Sebab telah diberikan-Nya kepadamu hujan pada awal musim dengan adilnya, dan diturunkan-Nya kepadamu hujan, hujan pada awal dan hujan pada akhir musim seperti dahulu.(24) Tempat-tempat pengirikan menjadi penuh dengan gandum, dan tempat pemerasan kelimpahan anggur dan minyak.(25) Aku akan memulihkan kepadamu tahun-tahun yang hasilnya dimakan habis olehbelalang pindahan, belalang pelompat, belalang pelahap dan belalang pengerip,tentara-Ku yang besar yang Kukirim ke antara kamu.(26) Maka kamu akan makan banyak-banyak dan menjadi kenyang, dan kamu akan memuji-muji nama TUHAN, yang telah memperlakukan kamu dengan ajaib; dan umat-Ku tidak akan menjadi malu lagi untuk selama-lamanya.(27) Kamu akan mengetahui bahwa Aku ini ada di antara orang Israel, dan bahwa Aku ini, TUHANmu dan tidak ada yang lain; dan umat-Ku tidak akan menjadi malu lagi untuk selama-lamanya.
Belalang Pindahan
Jenis belalang yang suka berpindah-pindah (seperti namanya) dalam kehidupan bergereja contoh : pindah-pindah tempat ibadah karena merasa nggak puas (dalam hal pelayanan misalnya? Atau mencari pemimpin yang 'sempurna' di matanya. -- Demikian juga dalam hal pasangan. Putus-putus melulu untuk mencari yang sempurna di mata kita, dsb. -- Ternyata hal ini bisa membuka celah lho! Jangan salah. Jadi penangkalnya adalah komitmen dan kesetiaan kita. Buat orang-orang yang cepat bosan atau takut nggak mau berkomitmen (terutama dalam hal bergereja) itu bisa menjadi penghalang berkat untuk diri kita atau lingkungan gereja/komunitas.
Belalang Pelompat
Jenis belalang ini diibaratkan dengan 'jemaat' atau bahkan mungkin pelayan/pemimpin yang dengan sikap/pemikirannya yang tidak sesuai dengan kebenaran firman, akhirnya malah 'membuka celah', sehingga iblis punya 'ruang' untuk mencuri--di dalam hukum rohani, termasuk dalam hal 'berkat', seringkali iblis jauh lebih pintar (dan licik) dalam strategi & muslihat! Makanya kita anak Tuhan harus rajin baca firman, tahu kebenaran, & melakukannya, jadi nggak ditipu melulu. Pelompat dalam hal ini ditafsirkan sebagai orang yang mempunyai sikap yang too picky, terlalu pemilih, melompat-lompat dalam menerima firman, memilih-milih firman mana yang enaknya dilakukan dan mana yang nggak enak dilakukan. Contoh : Nggak mencuri tapi nggak perpuluhan. Jadi melakukan satu hukum dan mengabaikan yang lainnya. Duh memang berat ya jika penghasilan sudah mepet, tagihan banyak pula, mana harus menyerahkan perpuluhan. Tapi janganlah kita jadi semau-maunyanya aja dalam melakukan Firman. Janganlah semua tindakan kita hanya berdasarkan pemikiran yang 'menguntungkan' pribadi kita sendiri / menurut hemat pengertian kita sendiri tapi di luar tuntunan Tuhan. Secara rohani ini akan mempengaruhi berkat yang sebenarnya menjadi bagian kita. Jadi, penangkal belalang ini ya sudah jelas : ketaatan total mengikuti firman Tuhan dan melakukannya.
Belalang Pengerip
Kriippp.. kriipppp... krippp.. suara yang tidak enak didengar. Dalam gereja/komunitas, suara-suara yang tidak enak di telinga ini juga sangat disukai si jelek (karena membuat dia semakin mudah bekerja). Di setiap sungut-sungut, omelan, umpatan, kata-kata kotor, yang bahkan hanya ada di dalam hati kita itu dapat digolongkan sebagai 'pengerip' yang mencuri berkat/janji-janji Tuhan. Ada lagi yang kelihatannya sepele tapi dalam artinya yaitu omelan, kata sia-sia, kata negatif, kata-kata pesimis yang kita lontarkan seperti “Ah itu hal yang tak mungkin, ...", atau "Ah memang dari sananya udah gitu dari dulu, sudah biasa... ", etc etc etc.Berusahalah untuk selalu berhati-hati dengan tiap kata-kata (krippp-krippp….) karena lagi-lagi bisa menjadi celah jahanam itu. Segala ketidakpercayaan, keraguan, ketakutan tidak untuk digembar-gemborkan tapi untuk dibawa dalam doa. Kuncinya adalah pengendalian diri, pikiran & perkataan yang diperbaharui terus menerus. Selain itu, dengan mengomel, bersungut-sungut, mengeluh, kuatir, kecemasan dll. Semua itu tidak akan memecahkan masalah, dan juga tidak akan menambah umur kita barang sehari. Nah loh. Yang ada adalah menjadi sarana dan prasarana si jelek…auwwww…!
Rm 6: 13
Dan janganlah kamu menyerahkan anggota-anggota tubuhmu kepada dosa untuk dipakai sebagai senjata kelaliman, tetapi serahkanlah dirimu kepada Allah sebagai orang-orang, yang dahulu mati, tetapi yang sekarang hidup. Dan serahkanlah anggota-anggota tubuhmu kepada Allah untuk menjadi senjata-senjata kebenaran.
Belalang Pelahap
'Pelahap' identik dengan sikap rakus, serakah, tamak. Maksudnya yang ini bukan 'pelahap' makanan, lho... tapi yang ini jenis 'kerakusan' yang sangat tidak disukai Tuhan -- tapi disukai iblis. 'Pelahap' apakah itu??
Pertama --> pencuri kemuliaan Tuhan -- pelayanan dengan motivasi yang bukan ke Tuhan, sama artinya kita melahap kemuliaan Tuhan!
Kedua --> mengambil/memakai bagian TUHAN, misalnya : Perpuluhan yang ditahan, banyak alasan sehingga tidak memberi. Secara matematika, dengan menyerahkan perpuluhan berarti yang menjadi bagian kita adalah 90%. Tuhan bahkan berfirman akan akan membuka tingkap-tingkap langit bagi mereka yang taat melakukannya.
Ketiga --> dengan 'melahap' yang seharusnya bukan bagian kita, terutama dalam hal panggilan, contoh : kita dipanggil untuk berdoa, tapi karena suka tampil, pengen jadi pelayan mimbar.
Ketika yang kita lakukan tidak sesuai kehendakNya, dalam hal ini kita disebut 'pelahap' karena kita ‘menelan’ yang seharusnya bukan untuk kita.
Mal 3:10-11(10)
Bawalah seluruh persembahan persepuluhan itu ke dalam rumah perbendaharaan, supaya ada persediaan makanan di rumah-Ku dan ujilah Aku, firman TUHAN semesta alam, apakah Aku tidak membukakan bagimu tingkap-tingkap langit dan mencurahkan berkat kepadamu sampai berkelimpahan. (11) Aku akan menghardik bagimu belalang pelahap, supaya jangan dihabisinya hasil tanahmu dan supaya jangan pohon anggur di padang tidak berbuah bagimu, firman TUHAN semesta alam.
Mzm 127:2

Sia-sialah kamu bangun pagi-pagi dan duduk-duduk sampai jauh malam, dan makan roti yang diperoleh dengan susah payah--sebab Ia memberikannya kepada yang dicintai-Nya pada waktu tidur.

Amsal 18:21
Hidup dan mati dikuasai lidah, siapa suka menggemakannya, akan memakan buahnya.
Ibrani 10:25
Janganlah kita menjauhkan diri dari pertemuan-pertemuan ibadah kita, seperti dibiasakan oleh beberapa orang, tetapi marilah kita saling menasihati, dan semakin giat melakukannya menjelang hari Tuhan yang mendekat.
Yakobus 1:22
Tetapi hendaklah kamu menjadi pelaku firman dan bukan hanya pendengar saja; sebab jika tidak demikian kamu menipu diri sendiri. Hiduplah dalam kebenaran Firman & kehendakNya, tapi bukan karena menginginkan berkatNya, tapi karena pribadiNya.
---Demikian sekilas tentang penghalang berkat dalam kehidupan kita. Bisa dicek and ricek di dalam hati apakah kita salah satu pelaku?? Atau mantan pelaku? Atau masih suam-suam kuku? Yang penting segera buatlah keputusan dan komitmen bahwa kita mau berubah menjadi lebih benar dan lebih baik sesuai firman Tuhan, ya! Berkat Tuhan akan ada untuk mereka yang dikasihiNya, dan orang yang berkenan kepadaNya.