Sabtu, 12 April 2014

Therapeutic Grade Essential Oils - Hari ke-1

Siang ini bel pintu utama berbunyi. Si Peanut menggongong sebentar, lalu diam. Aku segera menuju ke pintu utama. Rupanya ada kurir yang telah menaruh satu kardus di depan pintu utama, lalu dia pergi segera setelah membunyikan bel. Kiriman paket essential oils aku terima untuk pertama kalinya.
Akhir pekan kemarin aku memutuskan untuk bergabung dengan team minyak esensial ini. Sudah sekian lama aku tertarik dengan produk & kesaksian yang aku baca di facebook, juga karena aku pernah membaca sebuah artikel tentang khasiat minyak esensial untuk terapi berbagai macam masalah kesehatan, di samping penggunaan minyak esensial yang sudah lama sejak jaman perjanjian lama. Alasan utama adalah karena untuk kupakai sebagai terapi setelah pulang dari kerja, biasanya aku tepar kelas berat dan tidak sanggup melakukan aktivitas lainnya kecuali benar-benar super extremely terpaksa harus dilakukan apapun yang terjadi, misalnya harus jalan ke toilet karena kebelet :) atau mertua/ipar mengadakan acara sehingga aku harus hadir T.T
Malam hari setelah makan malam dll., aku membaca buku tentang kegunaan masing-masing produk, yang termasuk di dalam paket premium. Suami yang sedang menghadap komputer, terlihat air mukanya tegang karena kecapaian tapi tak berdaya menolak daya tarik facebook. Setelah aku tawari arms & back rub bonus pijat punggung & pundak, wajahnya langsung segar sumringah, senyum tersungging di wajahnya. Dan langsung mapan, siap dipijat haha... Minyak esensial yang kupilih adalah Pan-Away. Isinya :
Wintergreen (Gaultheria procumbens), helichrysum (Helichrysum italicum), clove (Syzygium aromaticum) and peppermint (Mentha piperita).
Pertama kali aku oleskan di bagian belakang leher, jidat, di antara alis, juga sepanjang ulur-ulur tulang belakang, lalu pundak dan pergelangan tangan.
Aromanya mengingatkanku akan param kocok buatan Air Mancur. Mirip saja, pada kenyataannya sedikit berbeda karena komposisinya memang tidak serupa. Aku baca di sini tentang komposisi param kocok homemade.
Setelah dipijat sebentar, suamiku terlihat sangat relax. Tak lama kemudian dia jatuh tertidur. Ah... super relax dia rupanya... Yang memijat pun ikut senang kalau hasil kerja kerasnya berhasil. Dengan Pan-Away ini, otot-otot yang kaku dilemaskan, sakit kepala minor dari aktivitas yang melelahkan dipulihkan, & memberikan kehangatan rempah alami. Manteb lah!
Produk yang bagus sekali! Besok lagi.





Senin, 03 Maret 2014

Selfie :)


You were given this life because you're strong enough to live it.

Selasa, 25 Februari 2014

Winter Januari 2014

Winter in the month of January 2014. Every day, yes, every day we got snow. To much snow, too often, in a day every day.
Snow banks here and there. Everywhere.
It was difficult to go anywhere. Walk or by car, it wasn't fun at all. Kepleset melulu, kata orang Indonesia.
Here is the scarriest moment when we drove on the highway, snow drfting so bad it's so hard to see.

The lake is frozen. Poor fish, eh?

When it's snowing all day, better stay inside & stay warm! Can you see how many inches? 

So, if someone ever told you, about the beauty of the snow... hmmm... maybe a little tiny bit true, but of course I don't agree. It is painful to the bone! And if you can feel me, I miss sunshine & the warmth of island in the equator, so much. Day dreamer.



Sabtu, 28 Desember 2013

Tuhanku Pulihkan Tulang Belakangku

Sharing sejenak perihal penyakit nih.
Dulu aku mengalami kesembuhan dari benjolan di leher. Baru-baru ini... :

Sejak seminggu yang lalu sampai semalam, semua kegiatan yang kulakukan jadi serba salah. Mau duduk salah, mau berdiri salah, jalan-jalan apalagi lebih salah, tidur juga terasa sakit sekali. Sampai mau tidur saja nih, pakai acara repot dulu. 
Kali ini, tulang belakangku yang bermasalah.
Usaha yang kulakukan untuk pemulihan antara lain:
☑ minum pil Ca, vit. D, etc. (seperti biasa)
☑ pijat manual
☑ pijat pakai mesin elektrik
☑ diolesi balsam panas/dingin
☑ duduk 1 jam di bath tub pakai air agak panas+garam epsom+minyak lavender
☑ menggunakan heating pad
☑ memperbanyak gerak, olah raga ringan teknik pilates
☑ minum pil analgesik (yang paling kuhindari karena tidak menyelesaikan masalah, tetapi efeknya hanya menutupi gejala & menambah masalah lain)
Hasilnya cuma sekedar rilex sebentar, tidak lama kemudian sakit lagi. 


Aku sudah kuatir kalau-kalau harus cek MRI ataupun dioperasi, dll. Sepengetahuanku, seperti yang kita semua ketahui, bantalan tulang keluar sedikit saja, meskipun hanya 1 mm, sakitnya luar biasa!

Semalam, sekitar midnight lewat sedikit, seperti ada yang mengingatkanku untuk mengambil langkah iman. Maka tangan kananku kutumpangkan di atas area yang sakit & percaya dengan iman bahwa Tuhanku Maha Kuasa, Dokter dari segala dokter, dan bahwa bilur-bilurNya yang tercurah di atas bukit Kalvari mengangkat sakitku & memberikan kesembuhan. In Jesus name, I believe, Amien!
Malamnya aku tidur pulas sekali... ZzZz...
Pagi-pagi sekali, matahari belum terbit, seperti hari-hari lainnya aku ada urusan dengan kandung kemih  Kulihat masih sekitar jam 5 pagi. Waktu mau bangun, tiba-tiba terdengar bunyi, "CRACK!"
dari tulang belakangku.
Kupikir, "Wah, tulang belakangku bergeser lagi!" *kaget + cemas*
Ternyata aku salah.
Pagi itu juga, aku benar-benar sembuh.
Dan sampai tulisan ini kubuat, tidak pernah lagi kurasakan sakit pinggang/punggung.

Aku percaya Tuhanku yang Maha Kuasa sudah memperbaiki posisi bantalan tulang & kembali ke posisi semula. All glory to His Name!
 hatiku melimpah dengan syukur sebab Tuhanku sangat baik.
 Firman itu hidup! Ya dan Amin!
*Sesungguhnya sekiranya kamu mempunyai iman sebesar biji sesawi saja kamu dapat berkata kepada gunung ini: Pindah dari tempat ini ke sana, --maka gunung ini akan pindah, dan takkan ada yang mustahil bagimu.
*Sesungguhnya, T
uhan telah mendengar, Ia telah memperhatikan doa yang kuucapkan.

Kamis, 14 November 2013

Bangga Sebagai Orang Indonesia

Selalu bangga menjadi orang Indonesia di manapun aku berada :)

Pikiran yang diset bahwa bangsa barat lebih keren, lebih cakep, lebih pintar, dll. memang melanda (juga) sebagian besar bangsa Indonesia. Memang pikiran manusia itu melihat luarnya dulu, walaupun di dalamnya kita belum tahu pasti. Copet bisa saja berbaju rapi, rambutnya disisir rapi, tapi dalam hatinya mana kita tahu?

Sebagai seorang imigran di USA, banyak hal yang saya pelajari dari kehidupan.

Tentang fisik natural
Kita sebagai manusia diciptakan sesuai gambaranNya. Jika ada di antara kita yang mempunyai perbedaan, janganlah ada yang menganggap hal itu adalah buruk ataupun lebih rendah daripada diri kita. Apapun itu bentuknya, itu pemberian Tuhan yang wajib kita syukuri. Kalau ada yang kekurangan, bantulah semampu kita. Kata-kata negatif itu tidak penting banget, jangan sampai deh keluar dari mulut kita. Mulut kita ini fungsinya untuk memuji nama Tuhan, bukan sebaliknya.

Tentang warna kulit
Kalau mau rendah diri soal warna kulit seseorang, atau warna kulit diri sendiri, itu sama saja menghina langsung ke Tuhan. Sikap yang tidak penting, hanya membuang waktu & energi. Orang-orang barat rela berjemur, pakai tanning cream/spray, bahkan sampai minum pil wortel supaya kulitnya seperti kulit orang Asia. Setelah mengalami winter, aku sadar bahwa hangatnya matahari di Indonesia itu indah banget! Kulit menjadi sedikit coklat itu justru cantik lho, nggak usah takut hanya karena setiap hari mendengar kata-kata "si Indah lebih cantik karena kulitnya lebih putih" (karena itu politiknya orang berjualan cream pemutih) Ha! :)

Indonesia itu kuat
Secara ekonomi, Indonesia itu negara yang kuat di Asia setelah China dan India, yang bertahan di era krisis global. Di dunia (worldwide) bisa dibandingkan dengan Eropa & Amerika. Propaganda tentang amrik yang kita dengar di Indonesia memang muluk, semuanya terlihat bagus, tapi semua itu hanya "katanya begitu". Banyak juga koq, orang yang miskin bahkan yang tidak tahu mau makan apa hari ini.
Secara sistem kesehatan, saya pikir Indonesia juga lebih baik.  Jauh lebih baik. Rakyat sehat, negara kuat---begitu slogan yang sering kita dengar, itu ada benarnya. {Makanan Indonesia termasuk makanan sehat. Bangga dong di luar negeri kalau bisa menyajikan makanan Indonesia, apalagi untuk para bule, apalagi kalau sudah gluten free yang sedang trendy di banyak kalangan. Hampir semua makanan Indonesia itu gluten free, bo!} Sedangkan pemerintahan amrik yang sekarang membuat program asuransi seperti paham komunis, semua rakyat harus punya, kalau tidak membeli akan didenda, sedangkan yang mampu beli akan dikenakan biaya lebih karena untuk membantu mereka yang tidak membeli. Di Indonesia, biaya kesehatan masih terjangkau. Asuransi adalah pilihan dan pemerintah tidak mewajibkan, kalau mampus silakan beli. Kebanyakan orang membayar asuransi yang didapat dari pekerjaan. Di Jakarta yang kota metropolitan saja, masih ada dokter yang berjiwa sosial, masih ada dokter yang sekali kunjungan pasang harga Rp 50.000,- dan obat-obatnya maximum Rp 50,000,- Di amrik, baru kena batuk pilek doang, aku harus merogoh kantong sendiri sekitar $200 setelah sebagian biaya dibantu asuransi. Itupun belum termasuk tagihan biaya service dari dokter, yang kuterima lewat pos secara terpisah, biasanya sekitar $150. Menambal 2 buah gigi (gigiku bagus banget sebenarnya, tidak pernah sakit, tapi ada lubang kecil seperti titik berwarna hitam) tempo hari aku harus merogoh kantong sendiri sebesar $200-an setelah sebagian biaya dibantu asuransi. Kenyataannya, biaya pengobatan adalah penyebab kebangkrutan di sini. Dave Ramsey di seminarnya juga bilang kalau "asuransi is a pain".

Bangsa Indonesia itu pintar dan rendah hati
Banyak manusia Indonesia yang berprestasi di bidangnya. Sebut saja mantan wapres Bapak B.J. Habibie, Addie MS, Bapak Gesang, Bapak Sudono Salim, Ibu Sisca Soewitomo, dll. Siapapun dirimu, kamu sesungguhnya mempunyai bakat /talenta, paling tidak 1 bakat/talenta, atau bahkan lebih, baik itu di bidang komputer, musik, memasak, bisnis, olah raga, dll.
Aku sebagai imigran yang terbilang baru, mempunyai beberapa keahlian komputer, bisa bermain musik (gitar & keyboard), memasak, terkadang membantu suami mempelajari materi  kuliahnya (supaya dapat nilai A ^_^ ya kan ya dong) dan beberapa keahlian kecil lainnya, itu saja sudah dipuji dan dihargai orang-orang di sekitarku. Hal ini tidak membuatku sombong apalagi sok ameriki (karena aku lebih suka sederhana saja, nggak usah macem-macem) karena masih banyak orang Indonesia yang lebih baik daripada aku. Mereka lebih jago, tentunya tidak sombong juga.


Jadilah bijak.  Penting sekali untuk selalu tekun dan tidak mudah menyerah, juga berdoa adalah nomor satu. Percayalah, Tuhan selalu menguatkanmu, bahkan di saat kamu lemah, di saat kamu sudah lelah berusaha, Dia tidak pernah meninggalkanmu.

Sabtu, 02 November 2013

{autumn} Fall Back

Dalam beberapa hari akan ada perubahan waktu. Fall back, begitu istilahnya. Tahun ini saatnya jatuh pada tanggal 3 November 2013 jam 2 a.m. untuk US.
Setiap saat fall back terjadi, yaitu jam dimundurkan 1 jam, maka kami mendapat keuntungan besar, yaitu tidur 1 jam lebih lama. Enak amat, ya nggak sih...
Sejak bulan Oktober kemudian memasuki bulan November ini, terasa sekali kalau jatah mendapatkan sinar matahari setiap hari adalah sangat kurang. Bisa dibilang kurang dari ukuran normal. Kontras sekali perbedaannya jika dibandingkan dengan negara yang terbentang di garis khatulistiwa yang rata-rata mendapat sinar matahari kurang lebih selama 12 jam per hari, atau paling tidak jika dibandingkan dengan summer di sini yang setiap hari adalah hari yang panjang (tapi menyenangkan & hangat).
Semakin mendekati winter, hari terasa semakin pendek. Tanggal 1 November ini matahari mulai terbit sejak jam 8:18 lewat (semakin hari semakin mundur) dan terbenam sekitar jam 6.34 malam (dan semakin hari akan semakin lebih awal). Bandingkan di saat summer, matahari terbit sekitar jam 6:03 pagi dan terbenam sekitar jam 9:25 malam.
Luar biasa.
Aku tetap lebih suka pagi saat summer dengan hangatnya sinar mentari, suara burung-burung berkicau yang bernyanyi memuji Tuhan.
I Got the Sun in the Morning - Words & Music by Irving Berlin
Got no diamond, got no pearl,
Still I think I'm a lucky girl.
I've got the sun in the morning
And the moon at night.
Got no mansion, got no yacht,
Still I'm happy with what I got.
I've got the sun in the morning
And the moon at night
Sunshine gives me a lovely day,
Moonlight gives me the Milky Way.
Got no checkbooks, got no banks,
Still, I'd like to express my thanks.
I've got the sun in the morning
And the moon at night.
And with the sun in the morning
And the moon in the evening
I'm alright.
Got no butler, got no maid.
Still I think I've been overpaid,
I've got the sun in the morning
And the moon at night.
Got no silver, got no gold,
What you've got can't be bought or sold.
I've got the sun in the morning
And the moon at night.
Sunshine gives me a lovely day,
Moonlight gives me the Milky Way.
Got no heirlooms for my kin,
Made no will but when I cash in
I'll leave the sun in the morning
And the moon at night.
And with the sun in the morning
And the moon in the evening
I'm alright.

Sabtu, 19 Oktober 2013

Into The Woods

I've been having fun using scraps of favorite materials. If you want to use your favorite fabric scraps to create something memorable, just place hexagons where you want.
This is want I love to do, as you can see, without any formalized pattern - just let your imagination run wild and start to create something new!
 It started from hexagons. Then the next day it became a bag.
Do you like the style of the front pockets?
What do you think about the side pocket?

All fabrics are cotton.
I think I will add a sling. And some more. Coming soon.